Studi Lingkungan SMP Negeri 37 Semarang: Menjelajahi Keindahan dan Budaya Kota Jakarta-Bandung

Sebagai salah satu program tahunan sekolah, pada tanggal 21-24 April 2024, SMP Negeri 37 Semarang mengadakan Studi Lingkungan ke Jakarta dan Bandung. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas VIII menggunakan 5 rombongan Bus dengan didampingi oleh 13 guru pendamping. Adapun kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan mereka tentang budaya dan lingkungan di kedua kota tersebut.

Perjalanan dimulai pada hari minggu tanggal 21 April 2024 dengan mengunjungi Museum Batik Pekalongan. Di museum ini, para siswa belajar tentang sejarah dan proses pembuatan batik, salah satu warisan budaya Indonesia yang diakui oleh UNESCO. Mereka juga berkesempatan untuk mencoba membatik sendiri, dan membawa pulang hasil karya mereka sebagai kenang-kenangan.  

Setiba di Jakarta pada pukul 19.10 WIB, rombongan langsung menuju Masjid Istiqlal untuk memberikan kesempatan sholat bagi siswa yang beragama Islam dan Gereja Katedral bagi siswa yang beragama Kristiani. Malam harinya rombongan beristirahat di Hotel Arcadia yang terletak di Kawasan mangga dua Jakarta.

Keesokan harinya, rombongan mengunjungi Gelanggang Samudra Ancol dan Dunia Fantasi (Dufan). Di Gelanggang Samudra, para siswa disuguhkan dengan pertunjukan akrobatik dan edukasi tentang satwa laut serta pertunjukan film 5 dimensi. Di Dufan, mereka menikmati berbagai wahana permainan yang seru dan menantang. Malam harinya, rombongan beristirahat di hotel Yehezkiel yang terletak di tengah kota Bandung.

Pada tanggal 23 April 2024, rombongan melanjutkan perjalanan wisata yang ada di kota Bandung dan sekitarnya. Di sana, mereka mengunjungi Gunung Tangkuban Perahu, salah satu gunung berapi aktif di Jawa Barat. Para siswa mendaki hingga ke kawah gunung dan menikmati pemandangan alam yang indah.

Sore harinya, rombongan mengunjungi Saung Angklung Udjo. Di sini, mereka disuguhkan dengan pertunjukan musik angklung yang merdu dan memukau. Para siswa juga belajar tentang cara memainkan angklung dan mencoba sendiri.

Malam harinya, rombongan mengunjungi Pasar Cibaduyut. Di pasar ini, para siswa dapat membeli berbagai macam oleh-oleh khas Bandung, seperti baju, sepatu, dan makanan.

Rombongan tiba di Semarang pada hari rabu, 24 April 2024 pukul 03.00 pagi. Bagi mereka, Studi Lingkungan ini merupakan pengalaman yang berkesan karena kali pertama mereka berkunjung ke ibukota Indonesia. Mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru tentang budaya dan lingkungan di Jakarta dan Bandung, tetapi juga dapat menjalin persahabatan dan kekompakan antar siswa.